Tersadar aku di tengah amukan sepi,
Kini mereka di depanku
Menceramahiku di tengah sunyi yang mendera.
Satu di antara 1000 jiwa
Diam, hanya memandangiku sambil tersenyum,
Isyarat yang sulit kupecahkan
Melebihi rumus fisika yang terkadang menyesatkan.
Hei, kau yang tersenyum di sana,
Apa maksud senyumanmu itu??
Diam,
Tak bergerak sedikitpun,
Oh, apa maksudmu??
Lebih dari 1000 jiwa yang terus menceramahiku,
Tak satupun yang berhenti bicara,
Aku tak tahu apa yang mereka lontarkan.
Menderu seperti badai di sebuah teko.
Bingungku tak jua berlabuh,
Lebih dari 1000 jiwa terus
menghujami kata yang tak kucerna.
Satu jiwa tetap diam
Sambil tersenyum.
Apa maksud semua ini??
Aku kembali merasakan suara-suara itu menjauh,
Semua hitam….
By Susan Gafar




0 komentar:
Posting Komentar